Budaya Tawar Menawar di Indonesia

Tema topik yang akan saya angkat ini mengenai Budaya dan Ekonomi di Indonesia.

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan manyarakat. Melville J. Herskovits dan Bornislaw Malinowski mengembangkan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalan Cultural-Determinism

Herkovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai Superorganic

Budaya adalah salah satu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang yang meliputi banyak aspek, diantaranya adat istiadat, bahasa, sistem agama serta politik, hukum, moral, kebiasaan, dan juga dalam kehidupan ekonomi.

Dari yang saya amati, bukan hanya dari sekelompok masyarakat saja, budaya yang satu ini sangat melekat pada seluruh masyarakat di Indonesia. Budaya yang saya maksud adalah tawar menawar. 

Tawar menawar adalah suatu jenis negosiasi yang dilakukan oleh penjual dan pembeli untuk menentukan harga suatu barang. Kegiatan tawar menawar ini pasti pernah dilakukan oleh hampir seluruh masyarakat di Indonesia dari kalangan menengah ke bawah sampai menengah ke atas, baik pria maupun wanita dan dari para kaula muda hingga yang tua. 

http://jalansolo.com

Kegiatan tawar menawar ini dapat terjadi dimana ketika seorang penjual yang pada awalnya akan memasang harga tinggi untuk mendapatkan keuntunguan yang cukup besar dan bertemu dengan seorang pembeli yang akan menawar kepada seorang penjual karena dinilai lebih hemat dari segi aspek ekonomi. Biasanya pembeli akan menawar harga serendah mungkin untuk meminimalkan pengeluaran dan penjual akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan harga dengan keuntungan yang dianggapnya pantas. Proses ini akan terus berlangsung sampai kedua belah pihak pada akhirnya mencapai kesepakatan mengenai harga yang akan ditetentukan. Meskipun tak jarang sang penjual akan tetap munurunkan harga sesuai permintaan sang pembeli, namun setidaknya kedua belah pihak akan tetap mendapatkan keuntungan.

Proses transaksi ini akan sering kita jumpai khususnya di pasar tradisional, dan kebudayaan tawar menawar ini akan tetap melekat pada masyarakat di Indonesia sampai turun temurun dari generasi ke generasi. Tawar menawar yang pada awalnya menjadi adat dan kebiasaan seiring berjalannya waktu dan proses yang panjang pada akhirnya telah menjadi budaya masyarakat Indonesia. 

Tanpa kita sadari apabila kita akan membeli suatu barang kita akan menawar, dan hal itu terjadi sesuai naluri kita sebagai pelaku ekonomi untuk mendapatkan harga serendah mungkin. Begitu pula dengan penjual, ia akan memasang harga yang cukup tunggi sebagaimana prinsip ekonomi yaitu dengan memperoleh keuntungan sebesar besarnya.

Meskipun hal ini sudah sangat wajar terjadi di masyarakat namun kita tidak boleh melupakan rasa hormat serta sopan santun dalam proses tawar menawar, entah itu dari pihak penjual maupun pembeli. Kita bisa menawarkan harga yang pantas dan wajar sesuai dengan kesepakatan tanpa harus memaksakan keinginan salah satu pihak, hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan konflik di antara kedua belah pihak.

Aina Dina Cisara

Sumber:

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Budaya Diakses pada 24/09/2017

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tawar_menawar Diakses pada 24/09/2017 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s